Langsung ke konten
Breaking News
Aspirasi Warga Dusun Toro Terealisasi, Batu Sikat Kini Terpasang JKSN NTB Resmi Dilantik, Peran Kiai dan Santri Diperkuat untuk Kemajuan Daerah Renungan Jum’at Barokah | Bahagia Mendengar Mereka Mengaji DR 4KA Rp923,19 Miliar Masuk NTB, Bima Jadi Penerima Terbesar—Ini Daftar Lengkap 11 Pemda 4.751 Mahasiswa Baru Undiksha, Menteri Brian Dorong Siapkan Masa Depan Selama Kuliah
lpkpkntb.com
BerandaIndeks Berita
lpkpkntb.com
  • Artikel
  • CPNS 2026 Tahapan Seleksi Lengkap: Jadwal Resmi BKN, Syarat, dan Tes SKD–SKB
  • Pendaftaran Kemenham Buka Peluang Besar! Ini Syarat, Penempatan, dan Jabatan yang Bisa Dilamar
  • Mulai 2026, Usaha Rumahan Tak Lagi Wajib Izin Berbayar: Ini Aturan Barunya
  • Disclaimer
  • Gallery
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
Beranda Artikel Bikin Heboh! Video Noel Ebenezer Bernyanyi Sindir OTT KPK Viral di Media Sosial Berikut isi Video nya
Artikel  

Bikin Heboh! Video Noel Ebenezer Bernyanyi Sindir OTT KPK Viral di Media Sosial Berikut isi Video nya

Avatar of lpkpkntb
lpkpkntb
11 Februari 202611 Februari 2026
"Bikin Heboh! Video Noel Ebenezer Bernyanyi Sindir OTT KPK Viral di Media Sosial Berikut isi Video nya”
Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer atau yang akrab disapa Noel, Photo: screenshot tiktok.

JAKARTA, lpkpkntb.com – Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer atau yang akrab disapa Noel, kembali menjadi sorotan publik saat menjalani sidang lanjutan kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikat K3 di Pengadilan Tipikor Jakarta.

[ez-toc]Persidangan kali ini menghadirkan tiga saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU), yakni mantan Dirjen Binwasnaker dan K3 Kemnaker Haiyani Rumondang, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Kemnaker Gunawan Wibiksana, dan mantan Sesditjen Binwasnaker dan K3 Kemnaker Chairul Fadly Harahap.

BACA:WNA Bisa Jadi Direksi BUMN, KPK Wajibkan Lapor Harta Kekayaan

Di sela-sela jalannya sidang, Noel beberapa kali berceloteh, yang sebagian besar menyinggung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), lembaga yang menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus ini. Noel merasa penetapan dirinya sebagai tersangka tidak memiliki dasar kuat karena menurutnya bukti-bukti penangkapan saat operasi tangkap tangan (OTT) tidak jelas.

“Mana ada OTT? Barang buktinya sampai detik ini mana? Ada enggak barang bukti?” ujar Noel, yang sekaligus membantah bahwa dirinya pernah dijemput paksa oleh penyidik KPK. Ia menegaskan, dirinya hanya dipanggil untuk memberikan klarifikasi dan kooperatif, namun justru ditetapkan sebagai tersangka keesokan harinya.

Klik:CPNS 2026 Segera Dibuka? Simak Syarat, Formasi, dan Jadwal Terbarunya

Dalam kesempatan itu, Noel juga mengomentari istilah OTT yang digunakan KPK. Ia membandingkan ketentuan OTT dalam KUHAP lama dan KUHAP baru, yang berbeda dalam pengertian “tertangkap tangan”. Menurutnya, dalam KUHAP lama, OTT hanya terjadi ketika seseorang ditangkap saat melakukan tindak pidana. Sementara KUHAP baru memperluas definisi, termasuk penangkapan beberapa saat setelah tindak pidana atau setelah ditunjuk oleh khalayak sebagai pelaku. Noel mempertanyakan, “Ini KPK entitas di atas negara atau mereka membangun negara dalam negara?”

Sidang sempat menjadi lebih ringan ketika Hakim Ketua Nur Sari Baktiana menskor sidang untuk istirahat. Di luar ruang sidang, Noel bahkan sempat bernyanyi dengan judul “OTT Bocil”, parodi dari lagu “Bento” karya Iwan Fals dan SWAMI. Lagu ini ia gunakan untuk menyindir proses OTT, dengan lirik yang diubah sesuai konteks kasusnya. Video momen nyanyian Noel ini kemudian menjadi viral di TikTok, dengan ribuan pengguna membagikan klip singkatnya. Kompas.com juga membagikan video tersebut melalui akun resmi dan platform media sosial, menarik perhatian warganet dan memicu perbincangan luas mengenai prosedur hukum dan OTT KPK.

Saat giliran memeriksa saksi, Noel mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang cukup provokatif. Ia menanyakan kepada saksi Nova Alisa Putri apakah dirinya sadar saat dipanggil KPK, dan apakah melakukan tindak pidana. Nova menjawab tidak. Hal ini membuat Noel ingin membacakan definisi OTT agar publik memahami konteks hukum sebenarnya. Namun, hakim Nur Sari Baktiana menegur Noel, menjelaskan bahwa hal tersebut bukan kapasitas saksi, dan sebaiknya disampaikan saat agenda pembelaan.

Tak hanya Nova, saksi Iin Marneta Eka Sari juga mengaku hanya menerima surat panggilan tanpa memahami proses hukum secara mendalam. Noel menanyakan apakah Iin mengetahui fungsi KPK sebagai lembaga penegak hukum, yang sempat memancing tawa pengunjung sidang. “Anda tahu KPK itu apa?” tanya Noel. “Ya cuma dari korupsi saja. Tidak tahu,” jawab Iin. Hakim menegur, menekankan pertanyaan sebaiknya fokus pada keterangan saksi saja.

Baca Juga:CPNS 2026 Segera Dibuka? Simak Syarat, Formasi, dan Jadwal Terbarunya

Noel juga menyinggung kronologi yang disebut terjadi pada 9 Oktober 2024, sementara ia dilantik sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan pada 21 Oktober 2024. Hal ini menurutnya bisa menjadi titik narasi yang salah atau sesat bila publik tidak memahami urutannya. Di akhir pemeriksaan, Noel menilai para saksi sebagai orang baik dan keterangannya dapat dipercaya, sehingga tidak terkait langsung dengan tuduhan terhadap dirinya.

Kasus ini menjadi perhatian karena melibatkan sejumlah pejabat dan aliran dana yang diduga terkait pengurusan sertifikat K3. Publik menunggu perkembangan sidang untuk melihat bagaimana bukti dan keterangan saksi akan memengaruhi penilaian majelis hakim. Viralitas video Noel di TikTok menambah sorotan publik terhadap kasus ini, menimbulkan perbincangan luas mengenai transparansi hukum dan prosedur OTT di Indonesia. Kompas.com menekankan fakta dan konteks hukum yang jelas, sekaligus membagikan momen viral tersebut agar masyarakat mendapat informasi lengkap.

Sidang Noel Ebenezer bukan hanya sekadar agenda hukum, tetapi juga menjadi momen publik menilai proses OTT KPK dan transparansi dalam penegakan hukum. Celoteh, nyanyian, dan interaksi dengan saksi yang dilakukan Noel memperlihatkan sisi unik dari persidangan Tipikor, sekaligus menimbulkan pertanyaan publik terkait prosedur hukum dan perlakuan terhadap tersangka.

Dengan perkembangan sidang yang terus berlangsung, masyarakat diharapkan tetap mengikuti fakta hukum dan tidak terjebak pada narasi sesat yang belum terverifikasi. Noel Ebenezer, meski mendapat teguran hakim, terus menggunakan kesempatan sidang untuk menegaskan pandangannya, sementara video viralnya di media sosial menjadi bahan diskusi publik mengenai hukum, OTT, dan perilaku pejabat negara di ranah publik Indonesia.

 

celo dugaan korupsi sertifikat K3 Hakim Nur Sari Baktiana kasus pemerasan K3 Kompas.com share Noel Ebenezer OTT Bocil OTT KPK parodi Iwan Fals sidang Tipikor Jakarta video viral TikTok

Navigasi pos

Pos sebelumnya Buka Pendaftaran Beasiswa BCA PPTI 2026 Batch 2 Diperpanjang, Kesempatan Emas untuk Siswa SMA dan SMK
Pos selanjutnya Kembali Lagi! Diskon Listrik 50% PLN Februari 2026, Begini Cara Klaimnya
Komentar

Baca Juga

Screenshot 2026 08 14 09 50 33 46 40deb401b9ffe8e1df2f1cc5ba480b122 1
Aspirasi Warga Dusun Toro Terealisasi, Batu Sikat Kini Terpasang
JKSN NTB Resmi Dilantik, Peran Kiai dan Santri Diperkuat untuk Kemajuan Daerah
JKSN NTB Resmi Dilantik, Peran Kiai dan Santri Diperkuat untuk Kemajuan Daerah
Islamic Center NTB Pemandangan Udara: Foto dari atas yang memperlihatkan keseluruhan kompleks masjid, termasuk empat menara kecil dan area sekitarnya.
Renungan Jum’at Barokah | Bahagia Mendengar Mereka Mengaji DR 4KA
Horee!! PPPK Paruh Waktu Bisa Dapat THR 2026? Simak Penjelasan Regulasi Terbarunya
Rp923,19 Miliar Masuk NTB, Bima Jadi Penerima Terbesar—Ini Daftar Lengkap 11 Pemda
Keterangan foto: Mendiktisaintek Brian Yuliarto bersalaman dengan mahasiswa baru Undiksha saat pembukaan PKKMB 2026 di Lapangan Kampus Tengah Undiksha, Singaraja, Bali, Rabu (12/8/2026). ANTARA/HO-Humas Undiksha Singaraja.
4.751 Mahasiswa Baru Undiksha, Menteri Brian Dorong Siapkan Masa Depan Selama Kuliah
Screenshot 2026 08 12 18 17 53 59 f69139cffc4d135a71392e13634f144a2
Detik-detik KMP Putri Yasmin Terbakar di Selat Lombok, Ini Daftar Nama Penumpangnya
IMG 20260812 WA0023
MotoGP Mandalika 2026, Gubernur Iqbal Pacu Kesiapan Lintas Sektor
Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal
NTB–ParTha Bangun Model Baru Pencegahan TPPO
Siapa Datoq Nyatoq? Novel Karya Prof Nuriadi Dikupas di UNU NTB
BEDAH BUKU Siapa Datoq Nyatoq? Novel Karya Prof Nuriadi Dikupas di UNU NTB
Screenshot 2026 08 12 09 24 08 43 40deb401b9ffe8e1df2f1cc5ba480b122
Bursa Ketua KONI NTB Menghangat, Empat Nama Muncul Jelang PON 2028
IMG 20260806 WA0017
HEBOH! Rp484 Miliar Dana BTT NTB Dipertanyakan, Sasaka Desak KPK-BPK Turun Tangan
Screenshot 2026 08 10 21 22 30 63 965bbf4d18d205f782c6b8409c5773a42
Riset UIN Walisongo Bahas Strategi Pengembangan Wisata Halal Lombok

Rekomendasi untuk kamu

Fadia Arafiq Kena OTT KPK, Ini Kasusnya?
Fadia Arafiq Kena OTT KPK, Ini Kasusnya?

JAKARTA, lpkpkntb.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Jawa Tengah pada Selasa (3/3/2026). Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan penangkapan…

  • Artikel
  • CPNS 2026 Tahapan Seleksi Lengkap: Jadwal Resmi BKN, Syarat, dan Tes SKD–SKB
  • Pendaftaran Kemenham Buka Peluang Besar! Ini Syarat, Penempatan, dan Jabatan yang Bisa Dilamar
  • Mulai 2026, Usaha Rumahan Tak Lagi Wajib Izin Berbayar: Ini Aturan Barunya
Didukung oleh WordPress - Tema: wpberita.
  • Artikel
  • CPNS 2026 Tahapan Seleksi Lengkap: Jadwal Resmi BKN, Syarat, dan Tes SKD–SKB
  • Pendaftaran Kemenham Buka Peluang Besar! Ini Syarat, Penempatan, dan Jabatan yang Bisa Dilamar
  • Mulai 2026, Usaha Rumahan Tak Lagi Wajib Izin Berbayar: Ini Aturan Barunya