lpkpkntb.com – Berikut ini penjelasan Kementerian Urusan Islam, Panggilan dan Bimbingan Arab Saudi telah mengeluarkan arahan kepada para imam masjid apabila Idul Fitri atau 1 Syawal jatuh pada Jumat.
di lansir dari Republika, Selasa (18/4/23). Kementerian meminta para imam masjid mematuhi pedoman yang dikeluarkan sesuai dengan dekrit agama (fatwa) yang diucapkan oleh Komite Permanen untuk Penelitian Ilmiah dan Ifta.
Kemudian, Dilansir dari Saudi Gazette, Selasa (18/4/2023), menurut fatwa, tidak wajib melaksanakan sholat Jumat bagi mereka yang mengikuti sholat Idul Fitri pada pagi harinya.
“Siapa pun yang melaksanakan sholat Idul Fitri, dia diberikan izin tidak menghadiri sholat Jumat, dan dia dapat melaksanakan sholat zhuhur seperti biasa.
Page: 1 2
Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengindikasikan potensi perbedaan dalam penetapan awal puasa Ramadan 2025 antara pemerintah…
Manggarai, Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Manggarai menggelar acara ikrar wakaf yang berlangsung khidmat. Acara ini…
Mataram, NTB. Forum Rakyat NTB menggelar hearing ke Poltekkes Kemenkes Mataram guna mempertanyakan kejelasan proyek…
LP KPK, Luwu Utara – Forum Komunikasi LSM - PERS Kabupaten Luwu Utara kembali melayangkan…
Ketua Umum DPP Sasaka Nusantara NTB mengucapkan selamat atas kemenangan Suhaili alias Uhel, calon Kepala…
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Barat (NTB) telah memulai penyelidikan terkait dugaan korupsi "fee" dalam…