lpkpkntb.com – Janji gubernur yang pada awal maret atau sebelum perhelatan WSBK akan menyelesaikan soal sengkarut lahan adalah hutang yang harus di bayarkan.
Janji itu hutang jadi gubernur harus bayar hutangnya pada warga pemilik karena 2 hari lagi WSBK di mulai.
Jika tidak pihak kami tidak bertanggungjawab jika ada aksi aksi protes atau tuntutan dari warga pemilik entah itu dari pejuang lahan atau pihak lainnya yg berjuang bersama warga.
Kami juga mendorong Pemprov mengabaikan event WSBK karena ITDC yang sempat menbohongi gubernur saat menyerahkan data yang tidak sesuai denga permintaan pemprov.
Mereka saja “kadalin” pak gub jadi baiknya pak gub cuekin WSBK ini ga usah terlibat pemprov saya dengar beliau malah keluar NTB baiknya begitu karena mereka sudah bohongi gubernur.
Untuk tim penyelesaian mediator juga kita tagih janjinya pada rapat terakhir minggu lalu akan menyurati ITDC sekaligus mewarning soal data yang tidak sesuai.
Kita mendengar tim marah marah dan kecewa lalu akan bersurat kembali sebagai peringatan sekaligus itu mana progresnya jangan jangan pak asisten 3 malah yang hoax sama warga pemilik.
Kalau serius mana suratnya sampaikan ke kami biar kami yakin.
Page: 1 2
Lombok Tengah - Organisasi masyarakat (Ormas) Sasaka Nusantara Nusa Tenggara Barat akan melaporkan oknum Kepala…
Pelaku pembunuhan dan mutilasi terhadap Uswatun Khasanah di Ngawi telah berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian.…
Lombok Tengah, NTB - Seorang Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, diduga…
Luwu Utara, LP KPK - Sejumlah ibu rumah tangga di Masamba, Kabupaten Luwu Utara, mengeluhkan…
LP KPK Luwu Utara- Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Djemma Masamba, Kabupaten Luwu…
Lpkpkntb.com - Praya, 24 Januari 2025. Lalu Ibnu Hajar Ketum Sasaka Nusantara NTB Menyatakan Sikap…