lpkpkntb.com. MATARAM, — Pengurus Provinsi Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) selama dua hari, 28 Februari hingga 1 Maret 2026, di BKSDM NTB, Mataram. Raker ini membahas persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB XII Tahun 2026 yang direncanakan berlangsung pada Juli 2026, serta kesiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Rakerprov dipimpin Ketua Pengprov PABSI NTB De Vega, MHM., PhD. atau yang akrab disapa KDV. Hadir pula Wakil Ketua Umum (Waketum) Subagiyo serta seluruh pengurus kabupaten/kota se-NTB.
Baca:
PABSI NTB Laksanakan Monev Program Latihan Atlet Angkat Besi di Lombok Tengah
Dalam sambutannya, KDV menekankan pentingnya persiapan sejak dini menghadapi Porprov 2026. Menurut dia, seluruh aspek harus direncanakan secara matang, mulai dari pembinaan atlet hingga teknis pelaksanaan pertandingan.
“Porprov 2026 harus kita siapkan dari sekarang. Jangan menunggu mendekati pelaksanaan. Semua harus terencana dengan baik,” ujar KDV.
Ia mengatakan, Porprov bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga menjadi tolok ukur pembinaan atlet di masing-masing daerah. Karena itu, PABSI NTB ingin memastikan pelaksanaan berjalan profesional dan sesuai standar.
Selain Porprov, Rakerprov juga membahas peluang NTB menjadi tuan rumah cabang olahraga angkat besi pada PON 2028. KDV menyebutkan, dengan dukungan KONI NTB dan kerja keras pengurus, peluang tersebut terbuka.
“Kalau nanti NTB menjadi tuan rumah, kita harus siap menjaga nama baik daerah dan menyelenggarakan pertandingan secara profesional,” katanya.
Dalam rapat tersebut dibahas pula rencana pembentukan kepanitiaan sejak awal agar persiapan lebih terstruktur. Untuk venue pertandingan, terdapat dua opsi yang diusulkan, yakni di Lombok Tengah atau di salah satu hotel di Kota Mataram.
Waketum Subagiyo menambahkan, soliditas pengurus menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan Porprov maupun PON. Ia meminta seluruh jajaran bekerja sama dan menjaga komunikasi.
Rakerprov ini juga menjadi forum evaluasi dan penyampaian program kerja dari pengurus kabupaten/kota. Beberapa pengurus menyoroti pentingnya pembinaan atlet usia dini dan program latihan berkelanjutan.
Melalui Rakerprov tersebut, PABSI NTB menargetkan kesiapan maksimal dalam menghadapi Porprov 2026 sekaligus memperkuat posisi angkat besi NTB menjelang PON 2028.
